Puskesmas Pamarican Himbau Warga Agar Tolak Vaksin Diabetes Melitus

INDONESIASATU.CO.ID:

CIAMIS - Unit Pelaksana Teknik Daerah (UPTD) Puskesmas Pamarican, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menghimbau kepada seluruh warga masyarakat diwilayah Kecamatan Pamarican, untuk menolak jika ada oknum atau orang yang tidak dikenal dan mengaku-nganku sebagai pegawai tenaga kesehatan, menawarkan vaksin diabetes melitus.

“Jika ada oknum atau orang yang tidak dikenal dan mengaku-nganku sebagai pegawai tenaga kesehatan, menawarkan vaksin diabetes melitus, berkeliaran di wilayah Kecamatan Pamarican, agar ditolak saja,” ungkap Kepala Unit Pelaksana Teknik Daerah (UPTD) Puskesmas Pamarican, Tata Sudinta, S.Km, saat ditemui di Kantor Puskesmas Pamarican, Jum’at (03/11).

Tata, menjelaskan berdasarkan surat edaran dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, yang diterima oleh pihak Puskesmas Pamarican, yang isinya adalah himbauan agar masyarakat di wilayah Kabupaten Ciamis, untuk secara tegas menolak vaksin diabetes melitus tersebut, karena tidak sesuai dengan program yang ada di Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis.

“Surat ini, juga sudah saya sebarkan ke tiap-tiap SKPD dilingkungan Kecamatan Pamarican, para Kepala Desa, Bidan, Perawat, Pengelola Pustu, Sekolah-sekolah, dan Kader Posyadu,” ujar Tata.

Dalam surat edaran  yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, H. Engkan Iskandar, drg. MM., itu, menjelaskan tiga poin penting yaitu:
1. Bahwa sampai saat ini belum ada vaksin Diabetes Melitus (DM), dan penyakit diabetes melitus, merupakan penyakit yang tidak dapat dicegah dengan imunisasi.
2. Masyarakaat harus mendapatkan Komunikasi Informasi, dan Edukasi (KIE), yang benar tenrtang penyakit diabetes melitus, dan dihimbau untuk menolak jika ada yang menawarkan vaksin diabetes melitus.
3. Bila ditemukan oknum yang mengaku membawa dan menawarkan vaksin tersebut, agar warga segera dilaporkan kepada pihak yang berwenang.

“Bila ada diwilayah Kecamatan Pamarican, segera laporan kepada kami. Supaya tidak sampai, ada warga diwilayah Kecamatan Pamarican, yang menjadi korban,” Tegas Tata. (Baehaki Efendi).

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita