Kodim 0109/Singkil Gelar Sosialisasi Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan

INDONESIASATU.CO.ID:

ACEH SINGKIL - Sosialisasi pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bertujuan untuk memecahkan persoalan lingkungan yang muncul hampir setiap tahun di Indonesia, salah satunya adalah Kebakaran Hutan dan lahan.

Hal itu disampaikan Dandim 0109/Singkil Letkol Kav Kapti Hertantyawan SH melalui Plh Kasdim 0109/Singkil Kapten Inf G Armogan Cibro, pada saat sosialisasi bahaya kebakaran hutan dan lahan, bertempat diruang rapat Bupati Aceh Singkil. Jumat (09/03).

Lanjutnya, sering terjadinya kebakaran hutan dan lahan, maka dampak yang ditimbulkan juga sangat merugikan bila dilihat dari beberapa aspek yaitu aspek fisik dan kimia seperti hilangnya mikroorganisme yang terkandung dalam tanah, menurunnya produktifitas tanah dan punahnya unsur pendukung tanah lainnya, aspek biologi seperti menurunnya keanekaragaman hayati, aspek sosial ekonomi seperti merosotnya nilai ekonomi hutan  maupun aspek ekologi yaitu terjadinya perubahan iklim mikro maupun global serta berubahnya bentangan hutan.

Maka dari itu, pasca terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang mulai meningkat dikarenakan banyak titik api yang mulai muncul di wilayah kerja Korem 012/TU. Kodim 0109/Singkil selaku Satuan Komando kewilayahan bersama Forkopimda Aceh Singkil dan kepala Instansi Pemerintah yang terkait mengelar acara sosialisasi bahaya Karhutla.

Hal ini dilaksanakan telah sesuai dengan perintah dari Komando atas kepada para Dansat Jajaran Kodam IM untuk menggelar rapat tersebut bersama pemerintah Daerah setempat serta unsur terkait lainnya. 

Berbagai upaya antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan terus dilakukan yaitu dengan melakukan sosialisasi pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Desa atau Dusun yang berada sekitar Kawasan Hutan, Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi antar unsur terkait bersama masyarakat terhadap dampak atau bahaya kebakaran hutan dan lahan.

Ditambahkannya, maksud dan tujuan dari sosialisasi tersebut adalah untuk menekan terjadinya kebakaran hutan dan lahan dengan melakukan upaya pencegahan kebakaran yang rentan terjadi pada saat musim kemarau tiba, yang sangat berdampak bagi kelansungan hidup baik dari segi kesehatan maupun perekonomian masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Aceh Singkil.

"Semoga melalui sosialisasi ini dapat terjalin koordinasi yang intensif dengan semua pihak, serta kesadaran masyarakat terutama untuk tidak membakar hutan saat membuka ladang maupun buang puntung rokok sembarangan di hutan, mengingat perubahan iklim yang belakangan ini tidak sesuai musimnya dan dapat memberikan informasi-informasi terbaru tentang pencegahan kebakaran hutan yang dianggap sangat penting guna meningkatkan kesadaran warga akan bahaya terjadinya kebakaran hutan dan lahan akibat membuka ladang yang salah," sebut Kapten Inf G Armogan.

Setelah sosialisasi pencegahan pembakaran hutan dan lahan ini dilaksanakan, juga diharapkan agar kedepannya ini tidak terjadi lagi pembukaan lahan dengan cara di bakar dan dihimbau kepada masyarakat khususnya di wilayah Kabuten Aceh Singkil untuk dapat merubah cara pembukaan lahan kebun yang biasa dilakukan dengan cara di bakar dan dapat memahami dampak dari pembakaran lahan tersebut. [Jamal]

Index Berita